JAYAPURA- Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau disebut juga BPJAMSOSTEK cabang Papua Jayapura melakukan sosialisasi program jaminan sosial untuk pekerja informal bersama dengan Rumah Aspirasi Perempuan Nasional Papua.
Kegiatan Sosialisasi program BPJS BPU (Bukan Penerima Upah) dihadiri oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Papua Jayapura Haryanjas Pasang Kamase bersama dengan Kepala Distrik Sentani Timur Eslie Suangburaro dan Ketua LSM Rapin Papua Eva Novalina Taime berlangsung di Kampung Nolokla Distrik Sentani Timur dan dihadiri oleh masyarakat dari 7 kampung.
“Kegiatan sosialisasi ini dalam rangka menyampaikan kepada masyarakat bahwa BPJS memiliki program khusus BPU (Bukan Penerima Upah). sehingga target sasaranya adalah para pekerja informal yang tidak memiliki gaji secara rutin.yang selama ini mereka belum mendapatkan perlindungan bila mengalami kecelakaan kerja maupun perlindungan kematian, serta jaminan hari tua,” ucap Haryanjas Pasang Kamase.
“Jika terjadi risiko sosial ketika sedang bekerja dan sudah menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan mengalami kecelakaan kerja sampai meninggal dunia maka pemerintah memastikan akan memberikan beasiswa kepada 2 orang anak sebesar Rp 174 jt dari Sekolah Dasar sampai perguruan tinggi” Ucap Haryanjas selaku Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Papua Jayapura.
“Kemudian dampak ekonomi, mudah-mudahanan dengan santunan yang kami berikan ini akan membuka usaha baru di distrik Sentani Timur ini membuka UMKM baru sehingga otomatis akan meningkatkan daya saing baik ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” Lanjut Haryanjas.
Sementara itu Ketua LSM Rapin Papua Eva Novalina Taime menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan sangat penting bagi masyarakat yang bekerja (BPU) di sektor pertanian, kebun, nelayan hingga tukang ojek, dikarenakan jika terjadi risiko kecelakaan kerja akan ditanggung biaya pengobatanya sampai sembuh dan jika meninggal mendapat santunan sebesar Rp 42 Juta rupiah. Untuk itu, Rapin Papua melakukan MOU dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk melakukan kerja sama agar program ini bisa terlaksana dengan baik.
Untuk itu, Haryanjas mengajak warga kampong di distrik Sentani Timur untuk bergabung bersama BPJS Ketenagakerjaan agar selalu tenang dalam bekerja, sekaligus memberi jaminan perlindungan sosial ketenagakerjaan, dan juga berhak atas perlindungan di hari tua.
“Slogan kami, Kerja Keras Bebas Cemas.” pungkasnya.
Pada kesempatan ini, Kepala Distrik Sentani Timur Eslie Suangburaro menyampaikan terima kasih kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan Jayapura atas santunan kematian yang telah diberikan kepada salah satu warganya.
“Inilah manfaat keikutsertaan kita sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, untuk itu kepada seluruh masyarakat saya ajak untuk ikut menjadi peserta karena memiliki banyak keuntungan, yaitu selain Jaminan Kecelakaan atau Santunan Kematian tapi juga bisa menjadi tabungan sebagai Jaminan Hari Tua kita,” ajak Eslie Suangburaro.
» Klik berita lainnya di Google News SUARA INDONESIA
| Pewarta | : Mustakim Ali |
| Editor | : Alfiana Putri |
Komentar & Reaksi